Puskesmas dan Rumah Sakit Tetap Beroperasi, Pelayanan Tetap Berjalan

oleh

Puskesmas dan Rumah Sakit Tetap Beroperasi, Pelayanan Tetap Berjalan

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu, menegaskan, pelayanan kesehatan di Kota Pontianak tetap berjalan seperti biasanya, meskipun sudah memasuki tanggal cuti bersama Lebaran.

Sidiq menjelaskan setiap Puskesmas yang ada di Kota Pontianak, tetap buka pada tanggal 3-4 dan 7-8 Juni. Libur Puskesmas hanya dua hari, yaitu tanggal 5-6 Juni saja. Namun pelayanan yang ada di Puskesmas, hanya melayani masyarakat yang sakit.

“Selama libur panjang ini, Puskesmas yang ada di Kota Pontianak tetap buka dan melayani pasien yang sakit, dan tidak melayani administrasi,” ucap Handanu, saat diwawancarai, Senin (3/6).

Selain itu, Puskesmas di Kota Pontianak juga ada yang beroperasi 24 jam, khususnya yang melayani persalinan. “Jadi kalau Puskesmas yang 24 jam untuk melayani persalinan ada empat unit,” jelasnya.

Dirincinakan Handanu terkait Puskesmas yang melayani 24 jam adalah, Puskesmas Siantan Hilir yang memiliki unit gawat darurat, rawat inap, dan persalinan, Puskesmas Kampung Dalam, juga melayani persalinan, serta Puskesmas Alianyang dan Puskesmas Jalan Kesehatan.

Sementara layanan kesehatan di rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, dipastikannya tetap berjalan normal seperti biasanya. Kota Pontianak saat ini memiliki 13 rumah sakit, dan akan melayani masyarakat selama 24 jam.

Kemudian bagi petugas Puskesmas yang masuk kerja saat cuti bersama, dijelaskan Handanu, ada yang sistem pergeseran cuti dan ada sistem lembur.

“Jadi kita ada macam-macam mekanisme, terpenting pelayanan kesehatan tidak terputus. Puskesmas pada hari Senin, Selasa, Jumat dan Sabtu masuknya sampai pukul 11.00 WIB, untuk melayani masyarakat yang sakit,”ujarnya.

Sedangkan malam hari, apabila masyarakat dalam keadaan gawat darurat, dapat mengakses rumah sakit terdekat, atau untuk persalinan bisa pada empat Puskesmas yang ada.
Handanu juga mengimbau pada masyarakat guna menjaga kesehatan saat perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, di Kota Pontianak yang harus menjadi perhatian adalah kewaspadaan terhadap kecelakaan lalulintas.

Lakalantas, ditegaskannya, sering kali terjadi. Maka ua mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menggunakan kendaraan dan saat berpergian. Khususnya di Pontianak Utara, disebutnya Lakalantas cukup tinggi, diharapkan masyarakat lebih berhati-hati.

Kemudian yang kedua pada saat Lebaran, perlu menjadi perhatian masyarakat adalah berkaitan dengan makanan yang berbahaya.

“Karena kita baru melakukan puasa, maka kita makannya juga tidak boleh terlalu banyak. Kemudian untuk masyarakat yang mempunyai resiko penyakit menahun harus waspada,” ucapnya.

Penyakit menahun bisa berupa kencing manis, asam urat, lambung, hipertensi dan lainnya maka makanan harus tetap terkontrol. Kemudian ia menganjurkan agar masyarakat mengurangi minuman yang mengandung gas atau soda, serta sirup yang manis-manis agar dikurangi. Jangan lupa tetap banyak minum air putih, makan sayur dan buah-buahan. “Jadi sayur dan buah selama lebaran tidak boleh ditinggalkan,” pungkasnya.  ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!