1.264 Ekor Sapi Siap Potong, Kabid Peternakan Pastikan Stok Daging di Mempawah Aman

oleh

1.264 Ekor Sapi Siap Potong, Kabid Peternakan Pastikan Stok Daging di Mempawah Aman

MEMPAWAH – Kabid Peternakan, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kabupaten Mempawah, Buntaran mengatakan, selama bulan ramadan, sampai lebaran nanti stok sapi potong dipastikan aman.

“Kita sudah melakukan pendataan kepada para peternak dan tempat pemotongan hewan, dimana bulan April sampai Juni stok sapi potong di Kabupaten Mempawah dipastikan aman,” ujarnya saat dijumpai , Minggu (26/5).

Buntaran menjelaskan, bulan ketersediaan sapi potong bulan April sebanyak 382 ekor dan kebutuhan sebanyak 311 ekor, ada kelebihan sebanyak 71 ekor.

Untuk bulan Mei, ketersediaan 426 ekor, dan kebutuhan sebanyak 342 ekor, ada kelebihan sebanyak 84 ekor. Sementara di bulan Juni nanti, ketersediaan sapi potong sebanyak 456 ekor, dan kebutuhan 411 ekor, masih ada kelebihan 45 ekor.

“Total komoditas dapi potong yang tersedia selama bulan ramadan sampai lebaran di Kabupaten Mempawah ada 1.264 ekor, dan kebutuhan sebanyak 1.064 ekor, ada kelebihan stok 200 ekor,” papar Buntaran.

Lebih dalam ia menjelaskan, perhitungan data tersebut didasarkan pada berat karkas sapi per ekor sekitar 123 kilogram. Untuk perkiraan harga kata dia, menjelang lebaran nanti per kilogramnya sekitar Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu.

“Setiap tahun, kita di Mempawah tidak pernah kekurangan stok sapi potong, karena memang disini banyak peternak yang mrmelihara sapi,” ujarnya.

Bahkan kata dia, Mempawah menjadi pemasok daging sapi terbesar setiap tahun menjelang lebaran di Pasar Flamboyan Pontianak dan Kabupaten Kota lainnya.

“Setiap hari raya kita adalah pemasok daging sapi terbesar untuk wilayah sekitar, seperti Pasar Falmboyan, Singkawang, dan sekitarnya,” ujar Buntaran.

Ia memastikan daging sapi yang dikirim ke luar daerah sudah dijamin kesehatannya dan layak untuk di edarkan di pasaran.

“Tempat pemotongan hewan terbesar di Kabupaten Mempawah itu ada di Segedong, disana setiap tahun mereka memotong sapi dan mengirimnya ke luar daerah,” ujarnya.

Untuk memastikan daging sapi yang di pasarkan baik itu di Mempawah maupun luar daerah, Kabid Perternakan sudah bekerjasama dengan dokter hewan dan membentuk tim pemeriksaan.

“Setiap potong sapi yang dikirim ke pasar dari tempat pemotongan itu sudah mendapat sertifikat halal MUI, dan melewati pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan,” ujarnya.

Tujuannya kata dia, tidak lain tidak bukan adalah untuk menjamin konsumen mendapatkan produk daging yang aman, sehat utuh dan halal.

“Pemeriksaan itu dilakukan sebelum sapi dipotong dan setelah sapi dipotong, untuk memastikan sapi tidak terkena penyakit, seperti cacing dan antraks,” pungkasnya. (Yak) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!