Berjalan Kondusif, Salbiah: Harus Ada Program untuk Siswa Pasca Penerimaan Surat Kelulusan

oleh

Berjalan Kondusif, Salbiah: Harus Ada Program untuk Siswa Pasca Penerimaan Surat Kelulusan

PONTIANAK – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya malam ini memadati bundaran Digulis Untan untuk merayakan hari kelulusan mereka dengan cara mencoret – coret seragam putih abu – abu yang menanti mereka selama 3 tahun, Senin (13/5/2019).

Di lokasi yang sama, tampak puluhan petugas kepolisian pun pada malam ini juga terlihat sibuk berjaga menjaga ribuan pelajar ini sekaligus petugas yang ada mengarahkan seluruh pelajar yang ada untuk segera pulang kerumah masing – masing karena hari sudah malam.

Kasat lantas Polresta Pontianak Kompol Syarifah Salbiah mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memprediksi akan adanya pergerakan kerumunan pelajar di saat pengumuman kelulusan, oleh sebab itu ia mengatakan Kapolresta telah memberikan arahan untuk melakukan pengamanan.

“Dari awal, pak Kapolresta sudah mempersiapkan, dari deteksi dini yang diprediksi oleh intelegen, lalu satbinmas jalan untuk preemtif nya, kemudian pada hari ini tidak hanya Kabag, Kasat, tapi juga jajaran Polsek melakukan pengamanan masing – masing,”ujarnya.

Kendari menghadapi ribuan pelajar, dirinya merasa bersyukur keadaan di sekitaran tugu Digulis aman terkendali dan kondusif sampai akhir. 

Salbiah berharap kedepan berbagai pihak bisa bekerja sama dan berkoordinasi untuk adanya program pencegahan terkait hal seperti ini.

Dinilainya, berkendara secara massal dengan kondisi seperti para pelajar ini sangat berbahaya, dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Dengan kita lulus ini seharusnya bukan kita bawa kejalan, yang akan membuat ketertiban kelancaran, dan bisa membuat dia menjadi pelaku ataupun korban, karena mereka melakukan konvoi beramai – ramai, dan ini secara berlalu lintas tidak dibenarkan,” kata Salbiah.

“Kedepan harapan kita, dari dignas, dari pihak sekolah, terutama dari keluarga sendiri harus lebih care, kalau berangkatnya sama – sama, tentu mengamankan anaknya masing – masing, kalau orang tua setelah pengumuman membawa anaknya pulang saya rasa tidak terjadi seperti tadi,” tambah Salbiah.

Dirinya pun menghimbau kedepan dapat di adakan sebuah kegiatan buang bermanfaat bagi para siswa yang baru saja menerima surat kelulusan.

“Kita lebih menghimbau untuk lebih ada program yang bisa kita salurkan saat itu, mungkin yang muslim bisa masuk ke mesjid, dan yang Nasrani ke gereja, karena itu merupakan wujud yang tepat sebagai tanda syukur kepada Tuhan atas kelulusan,”jelasnya. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!